Tuesday, October 17, 2017

Cara Install Windows XP di VM Ware

Install Windows XP pada VMWare
BY. Stekom.                                           M. TRISNA
Selamat malam sobat, Kali ini saya ingin menshare cara install Windows XP pada software VMWare. sebelum kita memulai tahap instalasi Windows XP pada VMWare, kita harus mendownload beberapa software yang diperlukan.
   Software yang diperlukan
1. VMWare.
2. Sistem Operasi Win XP.
setelah kita memiliki semua software yang dibutuhkan, selanjutnya mari kita lakukan tahap instalasi OS Win XP.
1. Install VMWare pada PC / Laptop anda seperti biasa anda melakukan instalasi OS.
2. Jika sudah terinstall, langkah selanjutnya adalah membuat Virtual Machine baru
 

 3. pada tahap instalasi pembuatan virtual machine baru, kita memerlukan file OS yang akan kita install. (contoh: saya ingin menginstall win xp proffesional yang berada pada direktori D: pada HDD saya) file OS yang diperlukan dalam bentuk.






4. Setelah itu, masukkan serial number OS yang akan kita install. jika tidak ada serial numbernya sobat bisa cari serial number di google. kemudian klik "Next >" dan beri nama virtual machine anda.



 5. berikan kapasitas HDD yang diperlukan untuk system OS Win XP. pada contoh kali ini, saya memberikan kapasitas 40Gb untuk sistem Windows XP yang akan saya install. kemudian pilih "Store virtual disk as a single file" untuk membuat kapasitas HDD menjadi 1 direktori klik "Next >".


 6. Pada tahapan selanjutnya, kita perlu mengedit sistem spesifikasi dari virtual machine kita. klik "Customize Hardware" untuk mengedit hardware. sebagai contoh, saya mengganti memory dari 512mb menjadi 1024mb dan prosesor dari 1 core menjadi 2 core. Kemudian klik "Finish" memproses installasi akan dimulai secara otomatis.

 7. Pada tahap selanjutnya adalah memulai tahap instalasi. kita hanya perlu menunggu proses installasi sampai selesai.




 8. Setelah itu program akan memulai tahap instalasi komponen yang diperlukan untuk menjalankan OS Windows XP. pada tahap ini, kita hanya menunggu sampai proses instalasi selesai.



 9. Setelah tahap instalasi komponen selesai, maka sistem operasi windows xp sudah siap dijalankan pada virtual machine.

 11. Ya.. selesai tahapan instalasi Windows XP pada VMWare. Dan inilah hasil setelah kita menginstall windowsnya, desktop background masih polos :3


Ya cukup sampai sini tutorial kali ini, terima kasih telah mengunjungin Blog ini.



Monday, October 16, 2017

Cara Install Windows 7 di VM Ware

Install Windows 7 pada VMWare
M. Trisna Pratama
SKS 17.1
Selamat malam sobat, Kali ini saya ingin menshare cara install Windows 7 pada software VMWare. sebelum kita memulai tahap instalasi Windows 7 pada VMWare, kita harus mendownload beberapa software yang diperlukan.
   Software yang diperlukan

  • VMWare.
  • Sistem Operasi Win 7.
setelah kita memiliki semua software yang dibutuhkan, selanjutnya mari kita lakukan tahap instalasi OS Win 7.
1.        Install VMWare pada PC / Laptop anda seperti biasa anda melakukan instalasi OS.
Jika sudah terinstall, langkah selanjutnya adalah membuat Virtual Machine baru




  1. Pada tahap instalasi pembuatan virtual machine baru, kita memerlukan file OS yang akan kita install. (contoh: saya ingin menginstall win 7 proffesional yang berada pada direktori D: pada HDD saya) file OS yang diperlukan dalam bentuk.



  1. Setelah itu, masukkan serial number OS yang akan kita install. jika tidak ada serial numbernya sobat bisa cari serial number di google. kemudian klik "Next >" dan beri nama virtual machine anda.
  1. berikan kapasitas HDD yang diperlukan untuk system OS Win 7. pada contoh kali ini, saya memberikan kapasitas 40Gb untuk sistem Windows 7 yang akan saya install. kemudian pilih "Store virtual disk as a single file" untuk membuat kapasitas HDD menjadi 1 direktori klik "Next >"


  1. Pada tahapan selanjutnya, kita perlu mengedit sistem spesifikasi dari virtual machine kita. klik "Customize Hardware" untuk mengedit hardware. sebagai contoh, saya mengganti memory dari 512mb menjadi 1024mb dan prosesor dari 1 core menjadi 2 core. Kemudian klik "Finish" memproses installasi akan dimulai secara otomatis.

  1. Pada tahap selanjutnya karena saya menggunakan iso windows 7 21 in 1 jadi akan ada pilihan seperti ini, pilih Widows 7 Ultimate.

  1. Setelah tahap instalasi komponen selesai, maka sistem operasi windows 7 sudah siap dijalankan pada virtual machine




  1. Ya.. selesai tahapan instalasi Windows 7 pada VMWare. Dan inilah hasil setelah kita menginstall windowsnya, desktop background masih polos :3


Ya.. cukup sampai di sini tutorial kali ini... terima kasih telah mengunjungi blog saya :3

Monday, October 9, 2017

Perkembangan Processor Intel dari Core i3 sampai i7


Pengertian Processor

Umumnya pengertian processor ataupun sering disebut otak komputer, secara jelasnya prosesor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dengan fungsi melakukan perhitungan dan menjalankan tugas.

Letak prosesor ini terdapat di motherboard, nah saat pemilihan motherboard harus disesuaikan dengan jenis soket dari prosesornya contoh untuk proscessor intel ada soket LGA maka cari motherboard dengan soket LGA juga dan proscessor AMD ada AM3+ maka harus disesuikan juga.

Namun ada hal terpenting yang selalu terlupakan yaitu nilai TDP prosesor harus sesuai dengan motherboardnya seperti sudah saya bahas di tips membuat komputer rakitan. Prosesor juga sering disebut “Microprosessor”. Bagian terpenting dari prosesor adalah:

Aritcmatics Logical Unit (ALU) : Melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan intruksi program.
Control Unit (CU) :  Pengatur lalu lintas data seperti input, dan output.
Memory Unit (MU) : Alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi.

Fungsi  Processor


1.     Control Unit (CU)
Semua peralatan pada sistem komputer dikendalikan dan diatur oleh bagian ini. Perpindahan data dari memori utama dieksekusi di bagian CU ini. Untuk kemudian dikirim kembali hasilnya ke memori utama. Setelah itu layar monitor akan menampilkan hasil outputnya atau harddisk akan menyimpan data hasil olahan tersebut.
2.    Arithmatic and Logical Unit (ALU)
Perhitungan matematika / aritmatika  semuanya dilakukan pada Bagian ALU ini, tanpa terkecuali. Selain itu, apabila program / software yang sedang kita gunakan mengalami masalah maka akan ada Informasi Peringatan Kesalahan (Error Warning) yang tampil di monitor, yang kesemuanya itu dilakukan di bagian ALU ini. Intinya, bagian ALU ini merupakan bagian LOGIKA (pengambil keputusan).
3.    Registry (Register)
Register merupakan tempat ngantri data-data yang akan diproses, sebelum data tersebut masuk ke memori utama. Walaupun bagian ini merupakan media penyimpanan kecil namun memiliki kecepatan akses tinggi.

Cara Kerja Processor
Sederhananya cara kerja prossesor intinya ialah menerima umpan ataupun perintah masuk (inpot) baik dari mouse, keybord atau alat penginput data yang lainnya yang terhubung, lalu kemudian menerjemahkan atau memproses data-data perintah tersebut untuk kemudian mengeluarkan atau meneruskan outputnya ke hardware ataupun software terkait.

Ketika processor bekerja maka tidak bisa terlepas dari komponen/peralatan pendukung lainnya seperti Harddisk dan Memory (RAM). Ketiga bagian tersebut akan terus saling terhubung satu sama lain dalam memproses suatu data. Fungsi Processor diibaratkan seperti otaknya komputer, yang akan memerima data kemudian memprosesnya lalu outputnya dikirim kembali ke memory atau pun harddisk.

Sebenarnya bahasa / kalimat yang dikenali oleh processor hanya angka 0 dan 1. Dua angka itu saja. Disebut juga bahasa mesin / bilangan biner (01011001). Angka 0 diartikan dengan tidak adanya sinyal listrik, dan angka 1 diartikan dengan adanya sinyal listrik.

Type Processor


Core i3
Intel Core i3 diluncurkan dengan dua tipe, yaitu untuk desktop processor dan mobile processor (notebook). Untuk tipe desktop, Intel Core i3 menggunakan microarchitecture yang diberi codename Clarkdale, yang memiliki L3 Cache sebesar 4 MiB, dengan Thermal Design Power (TDP) sebesar 74 Watt. Core i3 memiliki core processor sebanyak dua, sedangkan untuk socket yang digunakan masih socket LGA 1156, sama dengan yang digunakan untuk processor Intel Core i5. Teknologi tambahan yang diinjeksikan pada Intel Core i3 adalah didalam processor sudah terdapat GPU atau dengan kata lain, didalam processor sudah terintegrasi dengan GPU.

Type Core i3
Processor Intel Core i3 (2 inti)
Intel Core i3-530 s/d 560, FCLGA1156, DDR3
Intel Core i3-2100 s/d 2130/T, FCLGA1155, DDR3
Intel Core i3-3210 s/d 3250/T, FCLGA1155, DDR3
Intel Core i3-4130 s/d 4370/T, FCLGA1150, DDR3/DDR3L
Intel Core i3-6100 s/d 6320/T, FCLGA1151, DDR4/DDR3L

Core i5

Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi chipset Northbridge pada inti processor (dikenal dengan nama MCH pada Motherboard). Maka motherboard Core i5 yang akan menggunakan chipset Intel P55 (dikelas mainstream) ini akan terlihat lowong tanpa kehadiran chipset northbridge. Jika Core i7 menggunakan Triple Channel DDR 3, maka di Core i5 hanya menggunakan Dual Channel DDR 3. Penggunaan dayanya juga diturunkan menjadi 95 Watt. Chipset P55 ini mendukung Triple Graphic Cards (3x) dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot. Pada Core i5 cache tetap sama, yaitu 8 MB L3 cache.

Type Core i5
Processor Intel Core i5 (2 - 4 inti)
Intel Core i5-650 s/d 760/K/S, FCLGA1156 atau LGA1156, DDR3
Intel Core i5-2300 s/d 2550/K/P/T/S/T, FCLGA1155 atau LGA1155, DDR3
Intel Core i5-3330 s/d 3570/K/P/T/S/T, FCLGA1155, DDR3
Intel Core i5-4430 s/d 4690/K/P/T/S/T/R, FCLGA1150, DDR3/DDR3L
Intel Core i5-5575 s/d 5675/R/C, FCLGA1150 atau FCBGA1364, DDR3L
Intel Core i5-6400 s/d 6500/T, FCLGA1151, DDR4/DDR3L
Core i7 

Core i7 Sendiri adalah Processor pertama dengan teknologi “Nehalem”. Nehalem menggunakan platform baru yang betul-betul berbeda dengan generasi sebelumnya. Salah satunya adalah mengintegrasikan chipset MCH langsung di processor, bukan motherboard. Nehalem juga mengganti fungsi FSB menjadi QPI (Quick Path Interconnect) yang lebih revolusioner.

Type Core i7
Processor Intel Core i7 (4 - 6 inti)
Intel Core i7-860 s/d 980/KS, LGA1156 atau FCLGA1366, DDR3
Intel Core i7-2600 s/d 2700/K/S, LGA1155, DDR3
Intel Core i7-3770/K/S/T, FCLGA1155, DDR3
Intel Core i7-4765T s/d 4790/T/K/R/S, FCLGA1150, DDR3/DDR3L
Intel Core i7-5775C/R, FCLGA1150 atau FCBGA1364, DDR3L
Intel Core i7-6700/K/T, FCLGA1151, DDR4/DDR3L

Penyebab kerusakan Processor


1.     Overheating
Overheating merupakan kondisi dimana processor anda mengalami panas berlebih, sehingga dapat menyebabkan IC nya terbakar, dan kemudian processor tidak dapat digunakan lagi. Kondisi overheating ini merupakan penyebab paling umum, yang banyak terjadi terhadap kerusakan processor laptop.
Bagaimana Mencegah Terjadinya Overheating?

Cara paling bijak untuk mencegah terjadinya overheating adalah dengan cara menjaga agar laptop tidak terlalu diforsir. Sesuaikan kapasitas laptop anda dengan penggunaan anda, agar tidak menyebabkan overheating.
Solusi lainnya, anda dapat menempatkan kipas tambahan atau eksternal, dan juga meletakkan laptop anda pada ruangan dengan suhu yang dingin, sehingga dapat meminimalisisr terjadinya overheating
.

2.    Ketidak Seimbangan Processor dengan RAM
Ternyata, RAM dan juga processor memiliki hubungan yang erat. Kondisi RAM yang spesifikasinya tidak didukung oleh processor dapat menyebabkan processor pada laptop anda mengalami kerusakan.
Bagaimana Bisa Rerjadi?
Bisa diibaratkan RAM Komputer dan juga processor itu seperti tubuh manusia dan suplemen, tidak semua suplemen cocok, sehingga tubuh akan bereaksi. Hal ini sama seperti RAM dan processor, tidak semua processor –terutama processor low end- mampu menghandle RAM dengan kapasitas tertentu.
Apabila dipaksakan, maka hal ini akan menyebabkan processor mengalami gangguan dan juga korsleting, sehingga rusak
dan tidak bisa digunakan lagi. Cara yang paling mudah menanggulanginya adalah Gunakan RAM sesuai dengan spesifikasi laptop anda


Untuk mencegah agar kejadian ini tidak terjadi pada laptop anda, maka ada baiknya sebelum anda melakukan upgrade kapasitas RAM, anda harus mengkonsultasikannya terlebih dahulu kepada ahlinya. Hal ini tentu saja untuk meminimalisir kesalahan pemasangan hardware RAM yang dapat mempengaruhi fungsi dari processor anda.

3.    Debu dan Benda Asing Lainnya
Debu dan benda asing lainnya mungkin tidak akan langsung merusak processor hingga mati total. Namun demikian, ternyata, debu dan benda asing lainnya “sanggup” untuk mengganggu kinerja dari kipas atau fan processor. Ketika debu sudah merusak kinerja dari fan processor, maka bersiap – siaplah untuk menghadapi gejala overheating, seperti yang sudah dijelaskan di atas.
Caranya Hindari Permukaan Berdebu dan Kasur!

Untuk mencegah masuknya debu yang dapat menghambat kinerja fan, sehingga menyebabkan processor mengalami overheating, maka ada baiknya adan selalu menjaga laptop anda dari lokasi yang penuh debu, serta menghindari penggunaan laptop di tempat tidur, kasur, dan benda lainnya tanpa menggunakan alas.